Sebagai bentuk tanggung jawab, Transjakarta mengambil sejumlah langkah tegas. Armada bus yang mengalami masalah tersebut langsung di-grounded atau dihentikan operasinya sementara.
"Armada bus tersebut akan menjalani inspeksi menyeluruh untuk memastikan kelaikan jalan sebelum kembali beroperasi," tegas Ayu.
Lebih lanjut, Transjakarta juga sedang melakukan investigasi internal mendalam. Pemeriksaan difokuskan pada 59 unit bus gandeng BBG merk Zhongtong yang dimiliki, khususnya pada sistem pendinginannya, untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Komitmen Terhadap Keamanan Penumpang
Ayu Wardhani menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap setiap pengabaian standar teknis. Langkah audit dan pemeriksaan ketat ini diambil dengan satu tujuan utama: menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang Transjakarta.
"Seluruh armada yang terdampak akan melalui proses audit teknis sebelum kembali beroperasi melayani pelanggan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Ketua BEM UGM Diteror: Kronologi Lengkap, Penyebab Surat ke UNICEF, dan Respons Kampus
Viral Tahlilan di Depan Rumah Jokowi Solo: Dukungan atau Aneh? Fakta & Analisis
Kasus AKBP Didik & Aipda Dianita: Koper Narkoba, Saksi, dan Dugaan Suap Rp1 Miliar
Sopir Taksi Online Syok Lihat Penumpang Mesum di Mobil: Kronologi & Respons Polisi