MUI Kutuk Israel: Bom Vakum Diduga Sebabkan 2.842 Warga Gaza Lenyap Tanpa Jejak

- Senin, 16 Februari 2026 | 18:25 WIB
MUI Kutuk Israel: Bom Vakum Diduga Sebabkan 2.842 Warga Gaza Lenyap Tanpa Jejak

MUI Kutuk Keras Dugaan Israel Gunakan Bom Vakum di Gaza, 2.842 Warga Lenyap Tanpa Jejak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi mengeluarkan kutukan keras terhadap dugaan penggunaan senjata termal atau bom vakum oleh Israel dalam agresi militernya di Jalur Gaza. Senjata ini diduga menjadi penyebab ribuan warga Palestina lenyap tanpa meninggalkan sisa jasad.

Sikap Resmi MUI Terhadap Dugaan Pelanggaran HAM Berat

Sikap tegas ini disampaikan oleh Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, dalam keterangan tertulis pada Senin, 16 Februari 2026. Sudarnoto menyatakan keterkejutan dan kemarahan mendalam setelah menyimak laporan investigasi dari Al Jazeera.

“Jika benar laporan tersebut, maka ini bukan sekadar pelanggaran, tetapi merupakan bentuk kebiadaban yang melampaui batas-batas kemanusiaan dan nurani paling dasar,” tegas Sudarnoto.

Temuan Investigasi Al Jazeera: 2.842 Korban Lenyap Akibat Suhu Ekstrem

Laporan investigatif Al Jazeera berjudul "The Rest of the Story" mengungkap fakta mencengangkan. Sejak Oktober 2023, sedikitnya 2.842 warga Palestina dinyatakan hilang tanpa jejak jasad, darah, atau fragmen biologis yang signifikan.

Para ahli yang diwawancarai mengaitkan fenomena ini dengan penggunaan amunisi termobarik atau bom vakum buatan Amerika Serikat, seperti tipe MK-84, BLU-109, dan GBU-39. Senjata ini memiliki daya hancur tinggi dan mampu menghasilkan suhu panas ekstrem hingga lebih dari 3.000 derajat Celsius, yang dapat menguapkan materi biologis.


Halaman:

Komentar