Kaur Dokpol RS Bhayangkara Mataram Iptu I Nyoman Madiasa mengatakan, upaya identifikasi sedang dilakukan.
Ada dugaan jasad tersebut merupakan anak buah kapal (ABK) Vision Global yang tenggelam di sekitar 25 NM selatan Pulau Sepanjang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (19/12) lalu.
“Ada dugaan seperti itu. Makanya koordinasi dengan Basarnas Mataram untuk mengidentifikasinya,” kata dia.
Dalam isiden tenggelamnya kapal Vision Global tersebut, diketahui delapan orang ABK belum ditemukan.
Sehingga diduga jasad yang ditemukan merupakan salah satu ABK.
Saat ditemukan, jasad tersebut menggunakan celana pendek dengan ikat pinggang mata jangkar serta menggunakan baju kaos hitam.
Kondisinya sudah membengkak dan diperkirakan tenggelam lebih dari 24 jam.
“Sampai sekarang belum ada pihak keluarga yang menghubungi. Masih berupaya kami identifikasi,” katanya. (ton/r1)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: lombokpost.jawapos.com
Artikel Terkait
Riza Chalid: Profil, Kasus Korupsi Pertamina, dan Status Buronan Interpol
Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi: Penyebab, Investigasi, dan Fakta SUV Bensin Turbo
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026