Thoha mengungkapkan, dengan adanya suara mayoritas pada dua generasi tersebut, maka penting bagi partai politik (parpol) untuk merangkul segmen ini. “Saya sering sampaikan hal ini dalam berbagai event. Teman-teman parpol yang sedang berkampanye pasti juga membaca peta politik ini,” ungkapnya. Parpol pasti juga berupaya optimal untuk bisa merangkul dua generasi tersebut agar bisa meraup suara maksimal.
Untuk pemilih pemula, KPU selalu mengimbau agar pemilih segmen ini bisa terlibat aktif dalam konstelasi politik di Indonesia.
Suara pemula sangat signifikan memengaruhi perubahan yang baik bagi Indonesia. Karena itu sangat penting bagi pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya. “Kita berharap, jika generasi ini mau melihat Indonesia lebih maju, maka datang ke TPS, dan pilih caleg serta presiden yang visi-misinya visioner untuk Indonesia lebih maju,” pungkasnya. (syahrul/ms/k15)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: balpos.com
Artikel Terkait
Pro Kontra Kasus Es Gabus Spons: Analisis Pandangan Firdaus Oiwobo vs Susno Duadji
Babinsa Serda Heri Dihukum Penahanan 21 Hari Usai Tuduh Pedagang Es Gabus Pakai Spons
Penjual Es Gabus Sudrajat Dapat Hadiah Umroh dari Aishar Khaled, Kisah Haru yang Viral
Suderajat Ungkap Penganiayaan Preman Sebelum Viral: Kronologi Lengkap Kasus Penjual Es