Sekedar informasi Sudin Dukcapil Jaksel juga telah melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) mencapai 99,7 persen dari 1.793.287 warga wajib KTP atau mencapai 1.788.000 orang. "Untuk sisanya ini yang terus kita lakukan akselerasi. Kita menghadapi kendala banyaknya warga ber-KTP Jakarta Selatan yang tinggal di luar daerah," bebernya.
Dalam memaksimalkan pelayanan, lanjut Nur Rahman, tidak hanya memberikan pelayanan di loket, tetapi juga melakukan sistem jemput bola, baik di lingkungan organisasi warga hingga sekolah-sekolah. "Kami juga memberikan layanan door to door bagi penyandang disabilitas, orang sakit dan jompo. Kemudian, ada program Kampung Sadar Adminduk atau Kamsa. Kita ingin seluruh warga Jakarta Selatan adminduk tertib," terangnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jakarta.hallo.id
Artikel Terkait
Penjual Es Gabus Sudrajat Dapat Hadiah Umroh dari Aishar Khaled, Kisah Haru yang Viral
Suderajat Ungkap Penganiayaan Preman Sebelum Viral: Kronologi Lengkap Kasus Penjual Es
Hotman Paris Kritik Kasus Penjual Es Gabus: Pelukan Bukan Pengganti Keadilan
Oknum Polisi dan TNI Tuduh Es Gabus Pakai Spons, Hasil Lab Buktikan Aman