Yang memprihatinkan bagi Muhammad Rafik Perkasa Alamsyah, langkah tersebut disertai upaya pemaksaan struktur partai dan para calon legislatifnya hingga ke daerah untuk memenangkan pasangan Prabowo Gibran.
Baca Juga: Petronas Malaysia Open 2024: Tiga Wakil Indonesia Menyusul ke Babak Kedua
"Hal ini bukan saja menyebabkan runtuhnya moral pengurus dan kader, namun juga tergerusnya sumber daya internal struktur partai dan caleg. Dua hal fundamental yang mengancam kemampuan Partai Golkar dalam memenangkan Pemilu Legislatif," jelasnya.
Kondisi objektif inilah yang menurut Muhammad Rafik Perkasa Alamsyah, menggerakkan pihaknya, sejumlah fungsionaris dan caleg Partai Golkar untuk mengambil langkah penyelamatan.
"Tidak saja demi Partai Golkar melainkan pula demi bangsa Indonesia dan demi demokrasi dengan membentuk Kaukus Muda Beringin 03," tegas Muhammad Rafik Perkasa Alamsyah.
Baca Juga: Petronas Malaysia Open 2024: Tiga Wakil Indonesia Menyusul ke Babak Kedua
Dijelaskan Rafik, Wadah yang terbentuk karena kesamaan kegelisahan melihat kondisi internal partai, juga karena kesamaan ide dalam memandang figur Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai pasangan ideal untuk dimenangkan dalam Pilpres 2024.
"Gagasan ekonomi politik, pandangan sosial budaya, dan program pembangunan yang ditawarkan pasangan Ganjar Mahfud sangat kompatibel dengan visi misi Partai Golkar," tegasnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jakarta.hallo.id
Artikel Terkait
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026
Puslabfor Polri Ungkap Fakta Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik
Tukang Es Gabus Viral Bohongi Dedi Mulyadi: Fakta Rumah Sendiri Terungkap