"Terima kasih sambutannya. Bapak ibu sehat-sehat, ya. Pilihan boleh beda, yang penting bapak ibu sehat semua," kata Gibran.
Kegiatan ini menunjukkan sisi Gibran yang dekat dengan masyarakat dan budaya lokal.
Potensi talenta sepak bola Maluku dalam bersinar di kancah persepakbolaan nasional sangat besar, didukung oleh antusiasme warga yang tinggi terhadap olahraga "si kulit bundar".
Gibran menyoroti bahwa klub seperti Persis Solo telah merekrut banyak pemain asal Maluku, menunjukkan peluang yang terbuka bagi atlet muda berbakat.
Baca Juga: Masuk Skuad Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Pratama Arhan Jadi Pemain dengan Caps Terbanyak
"Persis Solo termasuk klub yang merekrut banyak pemain asal Tolehu, Maluku," ucapnya.
Gibran menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung kemajuan sepak bola di Maluku dan menginspirasi generasi muda.
Hal ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang memberdayakan komunitas lokal dan membuka jalan bagi talenta-talenta anak muda untuk mencapai potensi penuh mereka.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metropolitan.id
Artikel Terkait
Penjual Es Gabus Sudrajat Dapat Hadiah Umroh dari Aishar Khaled, Kisah Haru yang Viral
Suderajat Ungkap Penganiayaan Preman Sebelum Viral: Kronologi Lengkap Kasus Penjual Es
Hotman Paris Kritik Kasus Penjual Es Gabus: Pelukan Bukan Pengganti Keadilan
Oknum Polisi dan TNI Tuduh Es Gabus Pakai Spons, Hasil Lab Buktikan Aman