NARASIBARU.COM - Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, menyoroti potensi Indonesia sebagai pemilik cadangan nikel terbesar di dunia dan cadangan timah terbesar kedua.
Dalam pandangannya, Gibran menegaskan perlunya melanjutkan dan memperluas program hilirisasi, tidak hanya pada sektor tambang, melainkan juga melibatkan pertanian, sektor maritim, dan hilirisasi digital.
Gibran mengungkapkan pandangannya dalam segmen pemaparan visi, misi, dan program kerja.
"Program hilirisasi harus dilanjutkan dan diperluas cakupannya, tidak hanya hilirisasi tambang saja, tetapi juga hilirisasi pertanian, sektor maritim, dan juga hilirisasi digital," ujarnya di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada Minggu 21 Januari malam.
Baca Juga: Analisis Mendalam Debat Cawapres: Strategi Gibran di Ujian Berat, Cak Imin Berpotensi Menyerang
Gibran juga menyoroti urgensi menghentikan pengiriman barang mentah untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Ia berkomitmen untuk mendorong transisi menuju energi hijau, termasuk bioavtur, biodiesel, dan bioetanol.
Artikel Terkait
Klarifikasi TNI Soal Video Viral Anies Baswedan Bertemu Intel di Karanganyar: Pertemuan Tak Disengaja
Liu Xiaodong, Otak Pencurian Emas 774 Kg di Ketapang, Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan
Riza Chalid: Profil, Kasus Korupsi Pertamina, dan Status Buronan Interpol
Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi: Penyebab, Investigasi, dan Fakta SUV Bensin Turbo