Nyamuk yang membawa Wolbachia akan menghasilkan keturunan yang sebagian besar juga membawa Wolbachia.
Seiring waktu, persentase nyamuk yang membawa Wolbachia akan meningkat sehingga mengurangi risiko penyebaran virus.
Efektivitas nyamuk Wolbachia dalam mengendalikan DBD telah dibuktikan dalam berbagai penelitian.
Penelitian yang dilakukan di Australia menunjukkan bahwa penyebaran nyamuk Wolbachia dapat menurunkan kasus DBD hingga 77 persen.
Metode ini aman bagi manusia, hewan dan lingkungan.
Wolbachia adalah bakteri yang sudah ada secara alami pada banyak spesies serangga dan tidak dapat ditularkan kepada manusia atau mamalia lainnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayojakarta.com
Artikel Terkait
Pro Kontra Kasus Es Gabus Spons: Analisis Pandangan Firdaus Oiwobo vs Susno Duadji
Babinsa Serda Heri Dihukum Penahanan 21 Hari Usai Tuduh Pedagang Es Gabus Pakai Spons
Penjual Es Gabus Sudrajat Dapat Hadiah Umroh dari Aishar Khaled, Kisah Haru yang Viral
Suderajat Ungkap Penganiayaan Preman Sebelum Viral: Kronologi Lengkap Kasus Penjual Es