“Korban dibawa ke RSCCM dan selanjutnya akan langsung dimakamkan di TPU Prumpung, Jatinegara,” ujar Sukendar.
Dalam pencarian korban, 40 personel gabungan dikerahkan dengan 10 perahu karet dan dua ring buoy fiber.
Personil yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban berasal dari unsur BPBD, Sudin Gulkarmat, Bazarnas, Polri, Satpol PP, kelurahan dan kecamatan, PMI, Human Initiative, Baznas Bazis, Shabawana, SAR MTA, DMC Dompet Dhuafa, GMCI, Pramuka Peduli Kramat Jati, dan unsur terkait lainnya.
Lurah Rambutan, Ikhwan M Ali, menjelaskan bahwa korban, yang merupakan warganya, terbawa arus saat berenang di Kali Cipinang yang saat itu debit airnya tinggi.
Ia bersama dengan dua rekan lainnya melompat dari atas jembatan Kali Cipinang di Gang Musholla Nurul Islam 004/01.
"Saat tabrakan pertama dan kedua, mereka berhasil naik ke permukaan. Namun saat tabrakan ketiga, kepala korban membentur besi penopang jembatan. Kemudian korban terbawa arus yang deras karena sedang banjir," ungkap Ikhwan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: porosjakarta.com
Artikel Terkait
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026
Puslabfor Polri Ungkap Fakta Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik
Tukang Es Gabus Viral Bohongi Dedi Mulyadi: Fakta Rumah Sendiri Terungkap