NARASIBARU.COM-Warga Peduli Aids (WPA) Kecamatan Pancoranmas menyoroti persoalan tidak adanya anggaran WPA untuk kegiatan penyakit tidak menular, ketika pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk anggaran tahun 2025 digelar di Balai Rakyat Depok 1, Rabu (31/1).
"Kenapa di tahun 2024 dan 2025 anggaran WPA itu tidak ada? Kemana anggarannya? Harus mengadu dan menagihnya kemana? Waktu kemarin itu ada (anggarannya), kok sekarang bisa menghilang," ucap Ketua WPA Kecamatan Pancoranmas, Rosanah, Jumat (2/2).
Bagaimana nasib orang-orang yang dampingin, kata dia, dan bagaimana juga dengan nasib para kader, kalau dari Pemkot Depok menghilangkan anggaran WPA untuk tahun 2025.
"Apakah harus nagih ke Dinkes, Puskesmas, atau kemana? Saya kan perlu arahannya,” sambung Rosanah.
Rosanah mengatakan, anggaran WPA untuk penyakit tidak menular itu sangat penting. Karena tidak mungkin penyakit menular ini akan menghilang begitu saja, karena perlu adanya penanganan derta penanggulangan.
"Pada tahun 2022 dan 2023 di wilayah Kelurahan Pancoranmas, saya menemukan 30 orang positif HIV/AIDS, dan kami tidak tahu nantinya akan lebih banyak seperti apa, jika tidak ada perhatian dari pemerintah," tutur Rosanah.
Artikel Terkait
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026
Puslabfor Polri Ungkap Fakta Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik
Tukang Es Gabus Viral Bohongi Dedi Mulyadi: Fakta Rumah Sendiri Terungkap