Melihat itu, tim medis kemudian melarikan Farhat ke RSUD Jombang untuk mendapat perawatan lanjutan.
Hasil pemeriksaan, ditemukan ada pendarahan pada bagian kepala sang atlet. "Masuk rumah sakit itu sore sekitar pukul lima, dan setengah tiga beliaunya almarhum," katanya.
Jenazah almarhum kemudian dipulangkan ke rumah duka dan langsung dimakamkan pada siang hari pukul 10.30 WIB.
Tampak guru dan teman-teman sekolahnya mengantarkan Farhat hingga ke peristirahatan terakhirnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Mulai 1 Februari 2025, Elpiji 3 kg Tak Lagi Dijual di Pengecer
Peringatan BMKG: Gempa Megathrust Mentawai-Siberut Tinggal Menunggu Waktu, Bisa Capai M 8.9
Prihatin Soal Konflik PKB vs PBNU, Komunitas Ulama dan Nahdliyin Keluarkan 9 Rekomendasi
Cabut Pasal Penyediaan Alat Kontrasepsi, DPR: Jangan Buka Ruang Generasi Muda untuk Berzina!