Erupsi pertama ini tercatat dalam seismograf dengan amplitudo maksimum 37 mm dan durasi 214 detik.
Tidak lama setelahnya, erupsi kedua terjadi sekitar pukul 07.00 WITA.
Ketinggian kolom letusan abu vulkanik pada erupsi kedua juga mencapai sekitar 1000 meter
di atas puncak Gunung Lewotobi Laki-laki dengan warna abu yang berubah menjadi putih hingga kelabu dan intensitas tebal ke arah barat laut.
Baca Juga: Tujuh Aktris Indonesia Tercantik Sepanjang Masa, Nomor 6 Jarang Terlihat
Erupsi kedua ini tercatat dalam seismograf dengan amplitudo maksimum 37 mm dan durasi 268 detik.
PVMBG segera merespons dengan memberikan himbauan kepada masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki laki.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Mulai 1 Februari 2025, Elpiji 3 kg Tak Lagi Dijual di Pengecer
Peringatan BMKG: Gempa Megathrust Mentawai-Siberut Tinggal Menunggu Waktu, Bisa Capai M 8.9
Prihatin Soal Konflik PKB vs PBNU, Komunitas Ulama dan Nahdliyin Keluarkan 9 Rekomendasi
Cabut Pasal Penyediaan Alat Kontrasepsi, DPR: Jangan Buka Ruang Generasi Muda untuk Berzina!