“Ada empat orang yang terluka parah, di antara keempat orang ini, dua berada dalam kondisi yang sangat kritis dan nyawa mereka dalam bahaya serius. Ada juga korban luka lainnya tetapi tidak terlalu parah, di antaranya juga Pastor Paroki, karena mereka semua berada di dalam Gereja," ungkapnya.
Kardinal Pizzaballa menyebut saat ini Pastor Paroki tengah menjalani perawatan atas luka ringan yang dideritanya dalam insiden tersebut.
Lebih lanjut ia menyoroti kesulitan untuk mendapatkan informasi akurat dari wilayah Gaza karena rusaknya jaringan komunikasi.
“Kami tidak memiliki informasi lengkap tentang apa yang terjadi di Gaza hari ini karena komunikasi di Gaza tidak semudah itu,” ujarnya, sembari menambahkan bahwa pihaknya akan terus berusaha mendapatkan informasi lebih lanjut secepatnya.
Menurut kantor berita Katolik SIR, Gereja Keluarga Kudus selama beberapa bulan terakhir telah menampung sekitar 500 umat Kristen yang mengungsi akibat konflik yang terus berlangsung di Jalur Gaza.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari militer Israel (IDF) mengenai serangan tersebut, dan belum diketahui apakah serangan ini merupakan bagian dari operasi militer yang lebih luas di daerah tersebut.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi (MBG) Bappenas: Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja?
Anwar Abbas Peringatkan Prabowo Soal Dewan Perdamaian AS-Israel: Analisis Risiko & Dana Rp16,7 T untuk Gaza
Deddy Corbuzier Beri Bantuan Tempat Usaha untuk Penjual Es Gabus yang Difitnah: Kronologi & Kritiknya
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional