Chikita Meidy membuat pengakuan mengejutkan di tengah proses cerai dengan Indra Adhitya. Ia mengatakan pernah diancam akan dibunuh sang suami.
Chikita Meidy mengatakan, ancaman tersebut disampaikan dengan nada serius. Membandingkan kehilangan barang dengan kehilangan nyawa.
"Jadi intinya dia bilang masih mending barang yang hilang, tapi kalau sudah urusan nyawa kamu akan berurusan dengan penjagaku," kata Chikita Meidy ditemui di Pengadilan Agama Tigaraksa Tangerang pada Selasa, 26 Agustus 2025.
"Akan aku pukul kau dengan penjagaku," ungkap Chikita Meidy menambahkan.
Sosok "penjaga" yang dimaksud dalam ancaman itu ternyata adalah kuasa hukum Indra Adhitya.
"Pas aku lihat penjaganya ternyata Raidin Anom dan partner, lawyernya," sambung Chikita Meidy, dengan berani menyebut nama.
Chikita Meidy dan Indra Adhitya Rachim [Instagram/@chikitameidy]
Merasa tak gentar, Chikita Meidy justru balik menantang suami dan pengacaranya yang tidak pernah menunjukkan diri mereka di pengadilan. Ia mempertanyakan keberanian mereka untuk menghadapinya secara langsung.
"Mana, Indranya nggak ada pegangan? Atau bapak yang nggak ada pegangan?" sentilnya.
Artis berusia 34 tahun ini menduga, absennya mereka disebabkan karena semua perbuatan buruknya kini telah terbongkar ke publik.
"Atau karena bapak sudah terbongkar semua lewat media jadi tidak mau menemui saya dan keluarga saya?" tanyanya mantan penyanyi cilik tersebut.
Di akhir, Chikita Meidy tidak menuntut banyak. Ia hanya meminta satu hal yang paling mendasar dari suaminya, yakni sebuah permintaan maaf, terutama untuk putra mereka, Javier.
"Setidaknya bapak minta maaf dulu sama saya dan Javier," pungkasnya dengan nada tegas.
Sumber: suara
Foto: Perjalanan Karier Chikita Meidy. (Instagram/chikitameidy)
Artikel Terkait
Guru SMK Dikeroyok Siswa di Jambi: Kronologi Lengkap & Pengakuan 2 Pihak
Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol di Adamuz Tewaskan 21 Orang: Kronologi & Penyebab Anjlok
Keraton Solo Ricuh: Fadli Zon Serahkan SK Cagar Budaya, Mikrofon Putri Raja Dimatikan
Lonjakan PTSD & Bunuh Diri di Militer Israel: Data Kenaikan 40% Akibat Perang Gaza