Meutya Hafid Diminta Mundur, Ini Alasan Pemberantasan Judi Online Dinilai Gagal

- Minggu, 18 Januari 2026 | 13:50 WIB
Meutya Hafid Diminta Mundur, Ini Alasan Pemberantasan Judi Online Dinilai Gagal

Desakan Mundur untuk Meutya Hafid, Pemberantasan Judi Online Dinilai Gagal Total

Kinerja Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam memberantas judi online mendapat sorotan tajam. Pemberantasan judi online dinilai gagal, berujung pada desakan agar Menteri Kominfo, Meutya Hafid, mundur dari jabatannya.

Desakan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA), Aminullah Siagian. Menurutnya, pola pemberantasan judi online oleh Kemenkominfo terbukti tidak efektif dan hanya bersifat reaktif.

"Menteri Kominfo hanya sibuk memblokir domain judi online hari ini, besok muncul seribu domain baru. Itu bukan strategi, itu reaksi panik," tegas Aminullah dalam keterangannya, Minggu, 18 Januari 2026.

Judol Sebagai Kejahatan Lintas Negara yang Merusak

Aminullah memandang judi online bukan lagi kejahatan lokal, melainkan kejahatan terorganisir lintas negara yang merusak sendi-sendi sosial masyarakat. Maraknya praktik ini disebut sebagai bukti kegagalan serius negara dalam melindungi rakyat dari kejahatan digital.


Halaman:

Komentar