Noe Letto Dilantik Jadi Tenaga Ahli DPN, Sebut Pemerintah Pengkhianat Pancasila?

- Minggu, 18 Januari 2026 | 16:00 WIB
Noe Letto Dilantik Jadi Tenaga Ahli DPN, Sebut Pemerintah Pengkhianat Pancasila?

Noe Letto Resmi Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional

NARASIBARU.COM - Sabrang Mowo Damar Panuluh, yang dikenal publik sebagai Noe vokalis Letto, kini menyandang jabatan baru. Ia resmi dilantik menjadi tenaga ahli Dewan Pertimbangan Presiden (DPN) di lingkungan Kementerian Pertahanan RI.

Pelantikan dilaksanakan oleh Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, di Jakarta pada Kamis (15/1). Noe termasuk dalam satu dari 12 tenaga ahli yang dilantik untuk memperkuat kajian strategis bidang pertahanan nasional.

Profil Noe Letto dan Kontroversi Seputar Pelantikannya

Pelantikan Noe Letto sebagai tenaga ahli DPN menarik perhatian luas. Putra dari budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) ini dikenal vokal menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Pernyataannya yang kerap mengkritik pemerintah kembali viral di media sosial pasca-pelantikan ini. Salah satu pernyataan yang mencuat adalah ucapannya yang menyebut pemerintah sebagai "pengkhianat Pancasila".

Pernyataan Kontroversial Noe Letto: "Pemerintah Pengkhianat Pancasila"

Dalam sebuah pernyataan yang viral, Noe mengungkapkan pandangannya yang tajam. "Saya kemarin ditanyain sama pejabat, ngetes saya lah, 'menurutmu Indonesia bagaimana dengan Pancasila?' Pemerintah adalah pengkhianat Pancasila. Saya bilang seperti itu," ujarnya, seperti dikutip Minggu (18/1).


Halaman:

Komentar