NARASIBARU.COM - Israel tampaknya sedang menyulut perang lebih besar dan serius setelah nekat menyerang Qatar tepat di 'jantungnya'.
Militer Israel melancarkan serangan udara di Doha ditandai dengan sejumlah ledakan besar.
Serangan itu terjadi saat tim negosiasi sedang membahas proposal gencatan senjata di Gaza yang diajukan oleh Amerika Serikat.
Serangan Israel direspon keras Qatar dengan mengatakan serangan tersebut sebagai tindakan "pengecut" dan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melalui kantor resminya menyatakan, Israel bertanggung jawab penuh atas serangan itu. Dalam unggahan di media sosial, kantor Netanyahu menegaskan:
"Tindakan hari ini terhadap para pemimpin teroris Hamas adalah operasi Israel yang sepenuhnya independen. Israel yang memulainya, Israel yang melaksanakannya, dan Israel bertanggung jawab penuh."
Insiden ini menimbulkan ketegangan baru di kawasan Timur Tengah dan berpotensi mempengaruhi proses diplomasi gencatan senjata di Gaza yang tengah berlangsung.
Artikel Terkait
Bahaya Nge-Whip: Henti Jantung Mendadak hingga Kerusakan Otak, Waspada!
Reza Arap Diduga di TKP Kematian Lula Lahfah, Polisi Minta Kooperatif
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Pertahanan Venezuela, Klaim Trump Terungkap
Tika Mega Lestari Meninggal Dunia: Istri Pesulap Merah Kena Anemia Aplastik & Kanker Mulut