Ahmad menjelaskan, aksi sawer yang dilakukan sejumlah kader Partai Nasdem itu disaksikan oleh sejumlah pimpinan Bawaslu dan KPU Kabupaten Garut. Bahkan, sejumlah pimpinan telah memberi peringatan agar aksi itu tidak dilakukan.
"Saat kami di lokasi, kami sudah mencoba memperingati. Karena yang melalukan pertama itu bukan Ibu Ketua DPD Nasdem. Sebelumnya ada juga kader. Itu sudah diingatkan, bahkan oleh Ketua KPU sudah mengingatkan dengan kode, bukan teriak-teriak," kata dia.
Tak hanya Ketua KPU Kabupaten Garut yang melakukan peringatan, sejumlah pimpinan Bawaslu yang hadir juga memberikan peringatan. Namun, peringatan itu kemungkinan tidak tersampaikan karena suasana sedang ramai.
Sebelumnya, sejumlah video yang merekam aksi sawer bacaleg asal Partai Nasdem beredar di media sosial. Aksi itu diketahui dilakukan di halaman Kantor KPU Kabupaten Garut pada Kamis (11/5/2023).
Dalam video tersebut, terdapat beberapa bacaleg yang diangkat naik dodombaan (atraksi kesenian khas Garut). Di atas dodombaan itu, bacaleg asal Partai Nasdem melemparkan uang ke kerumunan yang ada di sekitar Kantor KPU Kabupaten Garut.
Sumber: news.republika.co.id
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra