NARASIBARU.COM -Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa blak-blakan soal adanya pesan WhatsApp (WA) yang melarang dirinya mengalokasikan dana APBN untuk membantu pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur.
Meski begitu, Purbaya mengaku belum mengetahui detail usulan bantuan tersebut. Bahkan, hingga hari ini, dirinya pun belum melihat proposal resminya terkait pembangunan ponpes tersebut.
“Saya nggak tahu, saya belum lihat proposalnya. Saya belum lihat. Yang jelas saya belum tahu,” kata Purbaya saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta Selatan, Rabu (15/10).
Lebih lanjut, ia blak-blakan sempat ada pihak yang menghubunginya melalui pesan pribadi dan menasihati agar tak menggunakan APBN untuk membantu pembangunan ponpes tersebut.
Artikel Terkait
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan