Sebagaimana diketahui, Kepala Biro Humas Setjen Kemhan, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang menjelaskan bahwa pengadaan dua alutsista ini masih dalam tahap kajian oleh TNI.
“Jadi terkait dengan alutsista itu kita tentunya akan selalu mengkaji, mana alutsista yang terbaik, dan terkait kapal induk yang memang sedang dijajaki. Kami masih menunggu pengkajian dari TNI AL untuk plus minusnya, termasuk juga beberapa faktor lainnya,” ujar Frega di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat bulan September lalu.
Sebagai informasi, Pesawat Tempur Chengdu J-10 merupakan jet generasi keempat China yang dikembangkan sejak 1988 oleh Chengdu Aircraft Industries Corporation dengan kemampuan tempur udara ke udara dan udara ke permukaan, lengkap dengan 11 slot senjata serta radar pulse-doppler yang mampu melacak hingga 10 target secara simultan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan