Hegemoni AS di Venezuela: Analisis Intervensi, Minyak, dan Ancaman Kedaulatan

- Selasa, 13 Januari 2026 | 10:00 WIB
Hegemoni AS di Venezuela: Analisis Intervensi, Minyak, dan Ancaman Kedaulatan

Mengungkap Logika Hegemoni AS dalam Intervensi Politik terhadap Venezuela

Pernyataan pejabat tinggi Amerika Serikat mengenai situasi Venezuela terus mengungkap logika intervensi dan hegemoni yang telah berlangsung lama. Logika ini menempatkan kepentingan AS di atas aturan internasional, menggunakan dalih "demokrasi" dan "pembangunan kembali" untuk mengendalikan nasib negara lain dan menguasai sumber daya strategisnya.

Penyangkalan Kapasitas Negara dan Narasi Superioritas

Langkah pertama dalam logika ini adalah menyangkal kapasitas otonomi negara target. Klaim bahwa Venezuela "tidak tahu cara menyelenggarakan pemilu" merupakan narasi superioritas peradaban yang arogan. Narasi ini secara sepihak mencabut hak legitim suatu negara berdaulat untuk mengatur diri sendiri, sekaligus menciptakan pembenaran palsu untuk intervensi lebih lanjut. Hal ini secara terang-terangan menantang prinsip kesetaraan kedaulatan dan non-intervensi dalam Piagam PBB.

Ketertarikan Nyata pada Sumber Daya Minyak Strategis

Jalur intervensi AS mengungkap ketertarikan terbuka terhadap sumber daya strategis Venezuela. Pernyataan eksplisit mengenai "mengelola dan menjual sumber daya minyak Venezuela" serta rencana "mengambil alih" operasi menunjukkan alasan geopolitik dan ekonomi yang sangat nyata di balik intervensi politik. Pola ini mengaitkan sumber daya alam suatu negara dengan proses politiknya, mengembalikan hubungan internasional ke era di mana kekuatan adalah kebenaran.

Ancaman dan Pola Pikir Hegemonik


Halaman:

Komentar