AS vs Iran di DK PBB: Debat Panas, Ancaman Militer, dan Reaksi Rusia-China

- Jumat, 16 Januari 2026 | 15:50 WIB
AS vs Iran di DK PBB: Debat Panas, Ancaman Militer, dan Reaksi Rusia-China

Debat Sengit AS dan Iran di DK PBB: Saling Tuding dan Ancaman Opsi Militer

Suasana sidang Dewan Keamanan PBB memanas setelah Amerika Serikat dan Iran terlibat dalam perang kata-kata yang tajam. Sidang darurat yang digelar pada Kamis (15/1/2026) ini diadakan menyusul eskalasi ketegangan akibat gelombang protes besar di Iran.

Peringatan Keras AS: "Semua Opsi Dipertimbangkan"

Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, menyampaikan peringatan keras kepada Iran. Ia menegaskan bahwa Presiden Donald Trump siap bertindak untuk mencegah pertumpahan darah lebih lanjut.

"Izinkan saya memperjelas bahwa Presiden Donald Trump adalah seorang yang bertindak, bukan hanya berbicara. Semua opsi sedang dipertimbangkan," tegas Waltz di hadapan forum internasional tersebut.

Iran Balas Menuduh: "AS Rusak Kedaulatan Kami"

Wakil Duta Besar Iran untuk PBB, Hossein Darzi, langsung membalas kecaman AS. Ia menuduh Washington melakukan campur tangan dan menggunakan isu kemanusiaan sebagai dalih untuk persiapan intervensi militer.

"AS berupaya menampilkan diri sebagai sahabat rakyat Iran, padahal sebenarnya sedang merusak kedaulatan kami," ujar Darzi dengan nada tegas.

Dukungan Rusia dan Peringatan China


Halaman:

Komentar