Noe Letto Resmi Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
NARASIBARU.COM - Sabrang Mowo Damar Panuluh, yang dikenal publik sebagai Noe vokalis Letto, kini menyandang jabatan baru. Ia resmi dilantik menjadi tenaga ahli Dewan Pertimbangan Presiden (DPN) di lingkungan Kementerian Pertahanan RI.
Pelantikan dilaksanakan oleh Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, di Jakarta pada Kamis (15/1). Noe termasuk dalam satu dari 12 tenaga ahli yang dilantik untuk memperkuat kajian strategis bidang pertahanan nasional.
Profil Noe Letto dan Kontroversi Seputar Pelantikannya
Pelantikan Noe Letto sebagai tenaga ahli DPN menarik perhatian luas. Putra dari budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) ini dikenal vokal menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Pernyataannya yang kerap mengkritik pemerintah kembali viral di media sosial pasca-pelantikan ini. Salah satu pernyataan yang mencuat adalah ucapannya yang menyebut pemerintah sebagai "pengkhianat Pancasila".
Pernyataan Kontroversial Noe Letto: "Pemerintah Pengkhianat Pancasila"
Dalam sebuah pernyataan yang viral, Noe mengungkapkan pandangannya yang tajam. "Saya kemarin ditanyain sama pejabat, ngetes saya lah, 'menurutmu Indonesia bagaimana dengan Pancasila?' Pemerintah adalah pengkhianat Pancasila. Saya bilang seperti itu," ujarnya, seperti dikutip Minggu (18/1).
Artikel Terkait
Dokter Tifa Protes Diskriminasi Polda Metro Jaya: 5 Tersangka & Saksi Kasus Ijazah Jokowi Tak Diperiksa
Gibran Rakabuming Raka Dikritik Netizen Usai Lakukan Pelanggaran Tangan Saat Main Bola di Wamena
Perempuan Turki Klaim Putri Donald Trump, Desak Tes DNA: Fakta dan Kronologi Lengkap
Bangkai Pesawat ATR 42 Hancur di Gunung Bulusaraung Pangkep: Update Evakuasi 10 Korban