Klaim Skripsi dan Transkrip Nilai Tidak Autentik
Lebih lanjut, Dokter Tifa mengklaim bahwa dari ratusan dokumen tersebut, terdapat bukti yang menunjukkan ketidakaslian skripsi Jokowi. Keyakinannya ini, menurutnya, didasarkan pada pendekatan ilmiah dan metodologi riset.
"Kami bertiga sudah berkali-kali menyampaikan bahwa skripsi dari Joko Widodo itu adalah skripsi palsu," tegasnya.
Ia juga menyoroti perbedaan format transkrip nilai yang pernah diperlihatkan Bareskrim. "Transkrip nilai lulusan kehutanan UGM tahun 1985 itu harusnya seperti ini, bukan seperti yang ditunjukkan Bareskrim waktu itu," ucapnya sambil menunjukkan contoh ijazah lain.
Kesimpulan: 99,9% Tidak Lulus sebagai Sarjana
Berdasarkan analisis terhadap tiga dokumen utama, Dokter Tifa menarik kesimpulan yang tegas. "Kami bisa pastikan, 99,9 persen, itu palsu. Dari tiga bangunan dokumen ini saja, kita bisa simpulkan bahwa beliau tidak pernah lulus sebagai sarjana kehutanan UGM," pungkasnya.
Artikel Terkait
Lonjakan PTSD & Bunuh Diri di Militer Israel: Data Kenaikan 40% Akibat Perang Gaza
Bocil Block Blast Viral: Fakta, Ancaman Malware & Cara Aman Menyikapinya
Noe Letto Dilantik Jadi Tenaga Ahli DPN, Sebut Pemerintah Pengkhianat Pancasila?
Dokter Tifa Protes Diskriminasi Polda Metro Jaya: 5 Tersangka & Saksi Kasus Ijazah Jokowi Tak Diperiksa