Longsor Cisarua Bandung Barat, Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan sebagai Penyebab Utama
NARASIBARU.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, langsung turun ke lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Kejadian pada Sabtu, 24 Januari 2026 ini telah menimbun puluhan rumah warga. Hingga saat ini, delapan korban jiwa telah ditemukan, sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.
Penyebab Longsor: Alih Fungsi Lahan di Kawasan Kritis
Dalam peninjauannya, Dedi Mulyadi (yang akrab disapa KDM) dengan tegas menyatakan bahwa bencana ini dipicu oleh alih fungsi lahan yang tidak terkendali. Kawasan kaki Gunung Burangrang yang sudah dalam kondisi kritis, berubah dari hutan menjadi lahan pertanian sayuran secara masif.
"Iya kan sudah jelas (alih fungsi lahan). Kebun sayur di kemiringan sampai ke puncak dan pohon-pohonnya sudah ditebangin sebagian," ujar KDM di lokasi bencana.
Artikel Terkait
Lokasi Tuhan Menurut Ilmuwan Harvard: 439 Miliar Triliun Km dari Bumi, Benarkah?
Irjen Johnny Eddizon Isir Jadi Kadiv Humas Polri Baru: Profil, Karier, dan Mutasi Terbaru
Whip Pink (Nitrous Oxide): Bahaya, Efek Samping, dan Fakta Lengkap
Tanah Longsor Bandung Barat 2026: 8 Tewas, 82 Orang Masih Dicari - Update Terbaru