Mbak Rara Diusir dari Keraton Jogja: Fakta Lengkap & Klarifikasi Resmi Keraton

- Jumat, 23 Januari 2026 | 23:25 WIB
Mbak Rara Diusir dari Keraton Jogja: Fakta Lengkap & Klarifikasi Resmi Keraton

Viral Mbak Rara Pawang Hujan Diusir dari Acara Keraton Jogja: Fakta & Klarifikasi

Prosesi sakral Keraton Yogyakarta berubah menjadi polemik nasional setelah viral video Mbak Rara diusir dari acara Keraton Jogja. Peristiwa ini terjadi dalam rangkaian ritual Labuhan Parangkusumo, bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-38 Kenaikan Takhta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Pantai Parangkusumo, Bantul.

Duduk Perkara Mbak Rara Diusir dari Acara Keraton Jogja

Video yang viral menunjukkan kehadiran Rara Istiati Wulandari atau Mbak Rara, seorang pawang hujan, di lokasi ritual. Narasi yang beredar menyebut ia diusir oleh abdi dalem, memantik perdebatan tentang batas keterlibatan pihak luar dalam prosesi adat.

Melalui akun Instagram @rarapawang_cahayatarot, Mbak Rara memberikan klarifikasi. Ia mengaku hadir karena menerima undangan dari seseorang bernama Romo Rekso. Dalam unggahannya, ia menulis bahwa dirinya sering mendukung acara budaya Keraton, termasuk dengan memberikan doa agar cuaca baik, baik secara langsung maupun dari jarak jauh.

Klarifikasi Resmi Keraton Yogyakarta Soal Insiden Tersebut

Menanggapi viralnya isu ini, Keraton Yogyakarta memberikan penjelasan resmi melalui Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono. Beliau menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan Labuhan adalah kewenangan penuh abdi dalem Keraton.


Halaman:

Komentar