Viral Mbak Rara Pawang Hujan Diusir dari Acara Keraton Jogja: Fakta & Klarifikasi
Prosesi sakral Keraton Yogyakarta berubah menjadi polemik nasional setelah viral video Mbak Rara diusir dari acara Keraton Jogja. Peristiwa ini terjadi dalam rangkaian ritual Labuhan Parangkusumo, bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-38 Kenaikan Takhta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Pantai Parangkusumo, Bantul.
Duduk Perkara Mbak Rara Diusir dari Acara Keraton Jogja
Video yang viral menunjukkan kehadiran Rara Istiati Wulandari atau Mbak Rara, seorang pawang hujan, di lokasi ritual. Narasi yang beredar menyebut ia diusir oleh abdi dalem, memantik perdebatan tentang batas keterlibatan pihak luar dalam prosesi adat.
Melalui akun Instagram @rarapawang_cahayatarot, Mbak Rara memberikan klarifikasi. Ia mengaku hadir karena menerima undangan dari seseorang bernama Romo Rekso. Dalam unggahannya, ia menulis bahwa dirinya sering mendukung acara budaya Keraton, termasuk dengan memberikan doa agar cuaca baik, baik secara langsung maupun dari jarak jauh.
Klarifikasi Resmi Keraton Yogyakarta Soal Insiden Tersebut
Menanggapi viralnya isu ini, Keraton Yogyakarta memberikan penjelasan resmi melalui Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono. Beliau menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan Labuhan adalah kewenangan penuh abdi dalem Keraton.
Artikel Terkait
Viral Video Dugaan Pesta LGBT di Cirebon, 2 Pria Ditangkap Polisi: Kronologi Lengkap
Program CKG Prabowo: Kemenkes Prediksi Anggaran Kesehatan Jebol 2026?
Banyak Anggota Dewan Lulusan Paket C, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Muti
Tower Seluler Ambruk di Surabaya: Hantam Atap Sekolah & Mobil, Begini Kronologinya