Penyalahgunaan ini sangat berbahaya. US Food and Drug Administration (FDA) telah memperingatkan bahwa menghirup N₂O tanpa oksigen dapat menyebabkan:
- Hipoksia: Gas ini menggantikan oksigen di paru-paru dan darah.
- Gejala seperti pusing, pingsan, kebingungan, hingga hilang kesadaran.
- Kerusakan organ akibat kekurangan oksigen.
- Dalam kasus ekstrem, dapat menyebabkan asfiksia dan kematian.
FDA secara tegas menyarankan konsumen untuk tidak menghirup produk nitrous oxide untuk tujuan rekreasi karena potensi efek samping yang serius.
Efek Jangka Panjang Penyalahgunaan N₂O
Bahaya tidak hanya bersifat langsung. Penggunaan nitrous oxide secara teratur untuk rekreasi dapat mengakibatkan efek neurologis jangka panjang, seperti:
- Kerusakan pada sumsum tulang belakang.
- Kerusakan saraf tepi.
- Gangguan fungsi otak.
Kerusakan ini bahkan dapat berlanjut meskipun penggunaan telah dihentikan.
Kesimpulan
Whip Pink atau nitrous oxide adalah zat dengan fungsi legal di bidang kuliner dan medis. Namun, penyalahgunaannya untuk mendapatkan efek high sangat berisiko tinggi. Dampaknya mulai dari hipoksia, kerusakan saraf, hingga kematian. Penting untuk memahami perbedaan antara penggunaan yang diawasi tenaga medis dan penyalahgunaan yang membahayakan jiwa.
Artikel Terkait
Henti Jantung Mendadak: 4 Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegah Silent Killer
Lokasi Tuhan Menurut Ilmuwan Harvard: 439 Miliar Triliun Km dari Bumi, Benarkah?
Irjen Johnny Eddizon Isir Jadi Kadiv Humas Polri Baru: Profil, Karier, dan Mutasi Terbaru
Longsor Cisarua Bandung Barat: Dedi Mulyadi Beberkan Penyebab & Kritik Alih Fungsi Lahan