Program Makan Bergizi (MBG) Bappenas: Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja?

- Kamis, 29 Januari 2026 | 22:50 WIB
Program Makan Bergizi (MBG) Bappenas: Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja?

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengungkit program MBG dalam World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos. Dalam forum bergengsi tersebut, Prabowo menyatakan bahwa program MBG akan segera melampaui skala operasional McDonald's (McD).

Prabowo berkelakar bahwa Indonesia hanya butuh waktu satu tahun untuk melampaui capaian McD dalam hal porsi makanan yang didistribusikan setiap hari.

“Untuk memberi gambaran, dalam waktu sekitar satu bulan ke depan, kami akan melampaui McDonald’s, yakni 68 juta porsi makanan per hari. Kami memulai program ini pada Januari tahun lalu,” kata Prabowo.

Perkembangan dan Capaian Program MBG

Program MBG diinisiasi pemerintah pada 6 Januari 2025. Berikut perkembangan signifikannya:


  • Awal mula: 190 unit dapur yang menyediakan 570.000 porsi per hari.

  • Perkembangan terkini: 21.102 dapur telah beroperasi di seluruh Indonesia.

  • Produksi harian: Mencapai 59,8 juta porsi makanan untuk anak, ibu, dan lansia.

  • Target: 82,9 juta porsi makanan per hari.

Prabowo juga membandingkan kecepatan pencapaian ini dengan McDonald's yang membutuhkan waktu sekitar 55 tahun untuk mencapai 68 juta porsi per hari.

Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun fondasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat dan berkualitas sebagai langkah awal sebelum kebijakan penciptaan lapangan kerja dapat berdampak maksimal.


Halaman:

Komentar