Kapolri vs Jokowi: Analisis Agenda Politik dan Perjuangan yang Berbeda

- Senin, 02 Februari 2026 | 14:50 WIB
Kapolri vs Jokowi: Analisis Agenda Politik dan Perjuangan yang Berbeda

Kapolri vs Jokowi: Dua Sisi Pejuang dengan Agenda Politik Berbeda

Oleh: Erizal

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan kesamaan sebagai pejuang gigih. Namun, perjuangan mereka ditujukan untuk kepentingan yang berbeda, yang semakin jelas terlihat dalam perkembangan politik terkini.

Perjuangan Kapolri: Mempertahankan Posisi Polri Hingga Titik Darah Penghabisan

Di hadapan anggota Komisi III DPR, Kapolri Listyo Sigit Prabowo dengan tegas memerintahkan jajarannya untuk berjuang mati-matian menolak segala upaya yang ingin menempatkan institusi Polri di bawah kementerian. Pernyataan ini menegaskan bahwa posisi Polri saat ini adalah harga mati.

Respons dari anggota Komisi III, termasuk Ketua Komisi III Habiburokhman, justru memberikan apresiasi dengan menyebutnya sebagai bentuk loyalitas Kapolri kepada presiden. Hal ini menarik, mengingat Presiden terpilih Prabowo Subianto sebelumnya membuka opsi penempatan Polri di bawah kementerian dalam pertemuan dengan kelompok kritis.

Komitmen Jokowi: Bekerja Mati-Matian untuk Kemenangan PSI


Halaman:

Komentar