Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada warga yang kehilangan dokumen penting akibat bencana. Wapres memastikan proses penerbitan ulang dokumen seperti sertifikat tanah, akta kelahiran, dan Kartu Keluarga (KK) akan dipercepat.
Selain itu, sebagai bentuk dukungan langsung, pemerintah menyerahkan bantuan dana siap pakai senilai Rp715.943.000 bagi para korban tanah bergerak di Tegal.
Rencana Relokasi ke Lahan yang Lebih Aman
Sebagai solusi jangka panjang, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan warga terdampak akan direlokasi ke lokasi yang lebih aman. Rencana ini diperkuat oleh pernyataan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman.
“Pemerintah Kabupaten Tegal telah menyiapkan rencana relokasi ke lahan milik Perhutani yang dinilai lebih stabil dan aman,” kata Bupati Ischak. Relokasi ini diharapkan menjadi solusi permanen agar warga tidak lagi terancam risiko bencana serupa di masa depan.
Saat ini, ribuan warga masih bertahan di posko pengungsian sambil menunggu proses relokasi berjalan. Pemerintah terus menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas tertinggi dalam penanganan bencana tanah bergerak di Tegal ini.
Artikel Terkait
Iran Tolak Hentikan Pengayaan Uranium: Perundingan Nuklir dengan AS di Oman Alot
Prabowo Bangun Gedung 40 Lantai untuk MUI & Baznas di Bundaran HI, Ini Rencananya
Gelagat Syauqi Terekam CCTV: Bawa Panci, Beli Racun Tikus, hingga Racuni Ibu & 2 Saudara di Warakas
Pesulap Merah Poligami? Fakta Ditinggalkan Istri Sakit Hingga Meninggal Dibongkar Adik Ipar