Purbaya Ngamuk ke BPJS: Nonaktifkan PBI Jatuhkan Citra Pemerintah dan Rugikan Anggaran

- Senin, 09 Februari 2026 | 15:00 WIB
Purbaya Ngamuk ke BPJS: Nonaktifkan PBI Jatuhkan Citra Pemerintah dan Rugikan Anggaran

Purbaya Ngamuk Sentil BPJS: Nonaktifkan PBI Bikin Citra Pemerintah Jatuh

Kisruh penonaktifan jutaan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan kembali memanas. Suasana rapat di DPR berubah tegang setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kritik pedas secara terbuka.

Purbaya menilai kekacauan data PBI bukan sekadar kesalahan teknis, tetapi sudah merusak citra pemerintah di mata publik. Ribuan warga yang tidak mengetahui statusnya tiba-tiba dinonaktifkan, memicu kepanikan massal.

“Karena sedemikian besar orang yang terpengaruh dan mereka tidak tahu bahwa mereka sudah tidak masuk daftar lagi, sehingga kerasa itu 10%, kalau 1% gak ribut orang-orang,” ujar Purbaya seperti dikutip dari YT TV Parlemen, Senin (9/2/2026).

Transisi Drastis Tanpa Peringatan

Menurut Menkeu, perubahan status PBI dalam jumlah besar seharusnya tidak dilakukan secara drastis tanpa mekanisme transisi. Ia menekankan perlu ada penghalusan data sebelum keputusan final diumumkan.

“Jadi ini yang musti dikendalikan ke depan. Kalau angkanya sedrastis begini ya di smoothing sedikit lah, di average 3-5 bulan, terserah. Tapi, jangan menimbulkan kejutan seperti itu,” tegasnya.


Halaman:

Komentar