Israel Tahan Imam Al-Aqsa Muhammad Ali Abbasi Jelang Ramadan, Larang Akses ke Masjid
NARASIBARU.COM - Ketegangan di Yerusalem memanas jelang bulan suci Ramadan. Pasukan Israel menangkap Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Muhammad Ali Abbasi, pada Senin (16/2) malam di dalam kompleks masjid suci tersebut. Imam Abbasi kemudian langsung dilarang memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa selama satu minggu.
Penahanan tokoh agama ini dinilai sebagai bagian dari upaya sistematis Israel untuk membatasi peran para imam, penceramah, dan penjaga (al-Murabitin) di Masjid Al-Aqsa. Otoritas Palestina memperingatkan langkah ini akan memicu eskalasi ketegangan di kompleks Al-Aqsa selama bulan Ramadan.
Pembatasan Ibadah dan Persiapan Ramadan Dihalangi
Menurut laporan Palestine Chronicle, otoritas Israel juga mencegah petugas wakaf Islam untuk menyiapkan berbagai fasilitas penunjang ibadah Ramadan. Pemasangan tenda, pos medis, dan pengaturan jamaah menjadi terhambat. Sejak awal tahun, lebih dari 250 perintah larangan telah dikeluarkan terhadap individu yang terkait dengan Masjid Al-Aqsa.
Eskalasi Kekerasan di Tepi Barat Berlanjut
Tidak lama setelah penahanan Imam Abbasi, kekerasan kembali terjadi. Pasukan Israel menembak seorang remaja Palestina berusia 18 tahun di dekat tembok pemisah di barat Qalqilya, Tepi Barat. Remaja tersebut dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit akibat luka tembak. Pejabat Palestina menyebut insiden ini sebagai bagian dari kampanye militer Israel yang semakin intensif di Tepi Barat.
Artikel Terkait
Viral Video Mesum di Rental PS Tabanan, Orang Tua Laporkan Penyebar ke Polisi: Kronologi Lengkap
5 Tips Puasa Aman untuk Penderita Maag: Cegah Asam Lambung Naik di Ramadan
Awal Puasa Ramadhan 2026: Pemerintah Tetapkan 19 Februari, Berbeda dengan Muhammadiyah
5 Pelajaran Trading dari Ramadan untuk Sukses Jangka Panjang: Disiplin, Sabar, Fokus