Eggi telah menyerahkan mandat TPUA kembali kepada HRS pada 15 Februari 2025. Atas saran HRS, ia kini resmi bergabung dan menjadi pembina di Korlabi yang dipimpin Damai Hari Lubis (DHL).
"TPUA tamat, jangan singgung-singgung lagi. Saya bukan lagi ketua TPUA. Mandat sudah saya laksanakan," tegas Eggi.
Sindiran untuk Roy Suryo dan Kritik untuk Presiden Prabowo
Eggi juga menyindir Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin terkait perseteruan hukum mereka, menyebut Roy "menelan ludah sendiri".
Lebih jauh, Eggi memberikan kritik dan "nasihat" kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia memprotes keras wacana kerja sama dengan Donald Trump yang ia sebut penjajah.
Eggi mendesak Prabowo tidak hanya berdiplomasi, tetapi juga mengirimkan tentara khusus atau membuka pendaftaran milisi untuk jihad ke Palestina. "Jangan banyak omdo di medsos," serunya.
Pesan Damai Jelang Ramadan, Tapi Hukum Tetap Jalan
Di akhir pernyataannya, Eggi menyampaikan pesan maaf lahir batin menyambut Ramadan. Ia mengaku secara pribadi telah memaafkan lawan-lawan hukumnya demi kesucian bulan suci.
Namun, ia menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan. "Secara umum perilaku mereka saya maafkan dengan moral Islam, tapi hukum jalan terus. Lawanlah laporan saya ini, jangan pengecut," pungkas Eggi Sudjana.
Artikel Terkait
Vatikan Tolak Board of Peace Trump: Pilih PBB untuk Perdamaian Gaza, Ini Alasannya
Sara Duterte Umumkan Cawapres 2028 Filipina, Konflik dengan Marcos Memanas
Dokter Piprim vs Menkes: Fakta Konsultan Jantung Anak di RSUP Fatmawati Terungkap
Lukisan Kuda Api SBY Terjual Rp 6,5 Miliar ke Low Tuck Kwong: Fakta & Profil Taipan