Sara Duterte Umumkan Pencalonan Presiden Filipina 2028, Konflik dengan Marcos Memanas
Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2028. Pengumuman ini menandai eskalasi konflik politik terbuka dengan Presiden Ferdinand "Bongbong" Marcos Jr.
Pidato Tegas dan Tuduhan ke Pemerintahan Marcos
Dalam pidato televisi pada Rabu (18/2/2026), putri mantan Presiden Rodrigo Duterte itu dengan tegas menyatakan, "Saya adalah Sara Duterte. Saya akan maju sebagai presiden Filipina."
Ia tidak hanya mengumumkan niatnya, tetapi juga melontarkan tuduhan korupsi dan salah urus terhadap pemerintahan Marcos saat ini. Sara menyebut aliansi mereka di Pilpres 2022 sebagai sebuah kesalahan yang kini disesali, serta meminta maaf kepada pendukungnya atas dukungan masa lalu terhadap Marcos.
Dari Sekutu Menjadi Lawan Politik
Hubungan Sara Duterte dan Bongbong Marcos yang pernah memenangkan pemilu 2022 dengan suara telak, mulai retak sejak tahun lalu. Ketegangan memuncak dengan upaya impeachment terhadap Sara atas dugaan korupsi, meski akhirnya dibatalkan oleh Mahkamah Agung.
Artikel Terkait
Karina Ranau Sahur di Makam Epy Kusnandar: Viral, Pro Kontra, dan Alasannya
Vatikan Tolak Board of Peace Trump: Pilih PBB untuk Perdamaian Gaza, Ini Alasannya
Dokter Piprim vs Menkes: Fakta Konsultan Jantung Anak di RSUP Fatmawati Terungkap
Lukisan Kuda Api SBY Terjual Rp 6,5 Miliar ke Low Tuck Kwong: Fakta & Profil Taipan