Langkah tegas Kapolri ini menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Kebijakan tes urine serentak bukan sekadar formalitas, melainkan langkah preventif dan represif yang konsisten.
Polri ingin memastikan bahwa aparat penegak hukum benar-benar menjadi contoh dan garda terdepan dalam pemberantasan narkotika. Dengan membersihkan internal, kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian diharapkan dapat semakin meningkat.
Dukungan untuk Reformasi Birokrasi
Upaya penegakan disiplin ini sejalan dengan program reformasi birokrasi dan penguatan tata kelola organisasi di tubuh Polri. Pengawasan ketat melalui tes urine diharapkan dapat mencegah pelanggaran dan mendorong setiap personel untuk menjalankan tugas secara lebih profesional dan bertanggung jawab.
Kebijakan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa perang melawan narkoba dimulai dari dalam institusi sendiri. Dengan langkah ini, Polri berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan bebas dari narkoba.
Artikel Terkait
Video Trump Memejamkan Mata di Acara Board of Peace Viral, Kesehatan Presiden AS Dipertanyakan
Terbangun Pukul 3 Pagi? Ini Pola Tidur Alami Manusia, Bukan Insomnia
Aturan Baru Sertifikasi Halal: Produk Nonhalal Tidak Wajib Berlabel Halal
2026 Tax Filing Guide: How to File Your 2025 Tax Return (Deadlines, Tips & Deductions)