Kebijakan tersebut, tentunya akan cenderung mengikuti yang dilakukan Barat, termasuk dalam hal perang Rusia-Ukraina. Selama ini, Turki memilih netral dalam perang tersebut.
Terlebih, Turki menjadi penengah dari kedua negara bertikai. Bahkan, di tangan Turki yang bekerja sama dengan PBB, Rusia dan Ukraina sepakat tetap mengekspor biji-bijian dan gandum.
Kendati tertinggal tipis dari Kilicdaroglu, Erdogan diyakini masih memiliki pengaruh kuat dan tetap terbuka untuk kembali terpilih sebagai presiden.
Baca juga: Kandidat Presiden Turki Tiba-tiba Mengundurkan Diri Jelang Pemilu
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News NARASIBARU.COM
Sumber: medcom.id
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis