Pernyataan itu juga mendesak komunitas internasional untuk mengambil tanggung jawab dalam mengakhiri “serangan biadab” Israel terhadap warga Palestina.
Diketahui, Hamas melancarkan Operasi 'Badai Al Aqsa' pada hari Sabtu dan mengatakan serangan mendadak itu sebagai respons terhadap penyerbuan Masjid Al-Aqsa dan meningkatnya kekerasan kepada para pemukim. Dikatakan bahwa mereka menembakkan roket dan menangkap banyak warga Israel.
Pada gilirannya, tentara Israel kemudian memulai 'Operasi Pedang Besi' melawan Hamas di Jalur Gaza. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan kita sedang “berperang.” Dia mendesak warga sipil di Gaza untuk pergi karena militer Israel akan mengubah “semua tempat persembunyian Hamas menjadi puing-puing.”
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis