Berdasarkan dari data tersebut, Saidiman pun mengatakan ada kekuatan besar yang mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024.
“Jadi ini ada kekuatan besar yang mendukung Pak Anies sekarang itu yang lebih kritis terhadap pemerintah, saya kira itu, kenapa kemudian narasi perubahan itu tidak pernah bisa ditinggalkan oleh Anies dan Muhaimin karena basis dukungannya saat ini kelompok itu,” jelas Saidiman.
Saidiman dikonfirmasi Jurnalis KompasTV Radi Saputro, apakah dukungan kelompok 212 bagi Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar akan berdampak signifikan di Pilpres 2024?
Saidiman menuturkan dukungan 212 membuat Anies-Muhaimin tidak bisa begitu saja ditinggalkan oleh pasangan lain di Pilpres 2024.
“Kalau sekarang sih memang mereka sudah menjadi penampung gerakan yang kritis terhadap pemerintah,” kata Saidiman.
“Jadi untuk Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar ini tidak bisa ditinggalkan begitu saja, karena ini basis bagi mereka saat ini, kalau ini ditinggalkan sementara yang baru belum masuk, ini agak bermasalah untuk mereka.”
Sumber: kompas
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup