Tak hanya itu, Luhut juga menyoroti terciptanya pasangan Prabowo-Gibran yang menurutnya adalah simbiosis antara kebijaksanaan dan energi baru yang terpadu dengan sempurna.
Meski bersatunya kedua tokoh politik tersebut menuai keraguan dan sorotan tajam publik, menurutnya hal itu cukup bisa dipahami.
Kendati begitu, ia menekankan bahwa semangat rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo sebagai simbol persatuan ini perlu untuk dilanjutkan.
"Maka adalah hal yang wajar jika simbol persatuan ini perlu untuk dilanjutkan," ujarnya.
Purnawirawan TNI yang juga tercatat sebagai politikus Partai Golkar itu meyakini pasangan Prabowo - Gibran akan membuat Indonesia semakin dekat dengan masa keemasannya.
Ia pun menyatakan komitmennya untuk selalu tegak lurus mendukung Jokowi.
"Dan tentunya, saya akan selalu tegak lurus dalam mendukung visi misi yang dibawa Presiden Jokowi," tandasnya.
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis