Ia bahkan mampu terjun kembali dalam perang antara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melawan pasukan Hamas Palestina. Menurut pengakuannya, ia rela terbang ke Israel atas dasar motif ekonomi.
"Jadi saya datang demi ekonomi, demi uang. Mereka membayar dengan sangat baik, mereka menawarkan peralatan bagus dan pekerjaannya tenang," ujar Flores dikutip VIVA Militer dari Middle East Monitor.
Namun demikian, Flores membantah ambil bagian dalam pembantaian rakyat Palestina.
Ia bersikeras menegaskan, tugas yang diberikan kepadanya hanya berperang di Dataran Tinggi Golan menghalau serangan milisi Hizbullah Lebanon.
"Kami hanya memberikan dukungan keamanan kepada konvoi senjata atau pasukan angkatan bersenjata Israel yang berada di Jalur Gaza," kata Flores melanjutkan.
"Kami tidak melawan Hamas secara langsung, kami juga tidak terlibat dalam operasi penyerangan," ucapnya.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis