Sementara itu Rangga mengaku bangga mendapatkan penghargaan dari Polrestabes Bandung setelah sebelumnya menerima dari PT KAI. Ia mengaku berlari menuju ke pedagang tersebut dan langsung memeluknya sambil dibawa ke luar area perlintasan rel. Mereka pun akhirnya selamat dari ancaman tertabrak oleh kereta api.
“Kalau saya biarkan pasti ketabrak, jadi saya lari sambil dipeluk. Kalau didorong saya pasti kena, kalau ditarik kami berdua korban. Makanya saya inisiatif loncat sambil dipeluk,” katanya.
Setelah peristiwa itu, ia mengaku kondisi pedagang baik-baik saja. Rangga mengaku sempat hendak meluapkan emosi kepada pedagang tersebut. Namun, ia terenyuh karena kondisi pedagang yang sudah lansia dan masih berjualan untuk mencari nafkah.
"Saya sempat emosi tapi lihat sudah lansia dan masih berjualan. Akhirnya saya jadi terenyuh," katanya. Rangga mengatakan peristiwa tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Ia sering melihat pengendara motor atau pejalan kaki yang nekat menerobos meski palang pintu pembatas sudah ditutup.
Sumber: news.republika.co.id
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis