"Kami sudah bentuk tim Satgas Siber, tugasnya patroli di dunia maya.
Karena hari ini informasi menyebar begitu masif," ucapnya.
Baca juga: Sejumlah Objek Wisata di Jateng Jadi Prioritas Polda Jateng, Sebagian Personel Digeser
Kapolda juga mengatakan, sejumlah langkah antisipasi lainnya sudah disiapkan.
Terkait nantinya ditemukan pelanggaran di dunia maya, akan diambil tindakan teguran dari polisi virtual.
Jika tidak direspons baru diambil tindakan kepolisian.
Nantinya Polda Jateng juga berkoordinasi dengan Bawaslu Jateng dan Kejati Jateng tergabung dalam penegak hukum terpadu (Gakkumdu) untuk penyelesaian tindak pidana Pemilu.
Jika murni tindak pidana, maka akan diproses pihaknya.
Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat luas agar jangan sampai terjadi polarisasi hanya karena beda pandangan politik atau dukungan terhadap paslon tertentu.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menjelaskan, tujuan digelarnya kegiatan ini adalah untuk menyamakan visi dan misi serta persepsi dalam implementasi tugas kehumasan Polda Jateng baik tingkat satuan kerja maupun satuan kewilayahan.
"Humas Polri Presisi siap mengawal tahapan Pemilu 2024," tandasnya. (*)
Baca juga: Antisipasi Kampanye Hitam, Polisi Virtual Mulai Berpatroli di Dunia Maya Jelang Pemilu 2024
Sumber: banyumas.tribunnews.com
Artikel Terkait
Dharma Pongrekun Viral, Warganet Minta Maaf Usai Rilis Epstein Files: Fakta Lengkap
Jeffrey Epstein dan Putin: Fakta Upaya Dekat, Visa, hingga Tawaran Informasi Trump
Trauma PTSD Denada: Adik Ungkap Reaksi Syok Saat Ditanya Ayah Kandung Ressa
Denada Ganti Bio Instagram Usai Akui Ressa Rizky, Netizen: Gimmick?