NARASIBARU.COM - Asam sulfat tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Zat kimia itu viral di media sosial usai disebut Cawapres Gibran Rakabuming Raka diperlukan ibu hamil untuk mencegah stunting.
Gibran mengklarifikasi pernyataannya tersebut. Putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengakui salah dan mengatakan bahwa sebenarnya asam folat yang dibutuhkan ibu hamil.
Asam sulfat ternyata sangat berbahaya bagi manusia. Zat kimia ini merupakan bahan yang dapat menyebabkan pengikisan organ tubuh atau peradangan.
Akibat paparan asam sulfat itu dapat mengakibatkan kulit, mata, saluran pernapasan, atau saluran pencernaan langsung iritasi.
Bahaya Asam Sulfat
Efek yang ditimbulkan akibat sifat asam sulfat sebagai senyawa korosif dan penarik air yang kuat dapat mengakibatkan kulit seperti terkena luka bakar.
Kulit yang terpapar asam sulfat akan langsung mengalami luka bakar berupa kerusakan jaringan yang diakibatkan oleh zat kimia.
Luka bakar akibat asam sulfat berpotensi lebih buruk ketimbang luka bakar akibat asam kuat lainnya.
Hal ini dikarenakan adanya tambahan kerusakan jaringan dikarenakan senyawa H dan O dari jaringan ditarik sebagai H2O (dehidrasi) dan juga akan terjadi kerusakan termal sekunder akibat pelepasan panas oleh reaksi asam sulfat dengan air.
Bahaya akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi asam sulfat. Bahkan asam sulfat encer sekitar 1 M, 10 persen, akan dapat mendehidrasi kertas apabila tetesan asam sulfat tersebut dibiarkan dalam waktu yang lama.
Artikel Terkait
Dharma Pongrekun Viral, Warganet Minta Maaf Usai Rilis Epstein Files: Fakta Lengkap
Jeffrey Epstein dan Putin: Fakta Upaya Dekat, Visa, hingga Tawaran Informasi Trump
Trauma PTSD Denada: Adik Ungkap Reaksi Syok Saat Ditanya Ayah Kandung Ressa
Denada Ganti Bio Instagram Usai Akui Ressa Rizky, Netizen: Gimmick?