Saat perang antara Israel dan Hamas di Gaza pecah pada Oktober lalu, publik ramai menyerukan boikot terhadap semua merek produk asal Israel maupun yang mendukung Israel. Puma pun menjadi sasaran boikot masyarakat pro Palestina.
Sementara itu, Perang Israel-Hamas dipicu ketika militan Hamas dari Jalur Gaza melakukan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel pada 7 Oktober. Serangan tersebut menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 240 orang
Israel kemudian berjanji menghancurkan Hamas. Israel memulai pengeboman intensif dan serangan darat di Gaza yang menewaskan sedikitnya 18.200 orang dengan besar korban adalah perempuan serta anak-anak.
Sumber: medcom
Artikel Terkait
Anwar Abbas Peringatkan Prabowo Soal Dewan Perdamaian AS-Israel: Analisis Risiko & Dana Rp16,7 T untuk Gaza
Deddy Corbuzier Beri Bantuan Tempat Usaha untuk Penjual Es Gabus yang Difitnah: Kronologi & Kritiknya
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara