Saat ditanya soal beberapa tokoh yang digadang-gadang akan memdampingi, Paris menanggapi santai.�
Bahkan kata dia, hal tersebut masih terlalu jauh untuk dibahas.
"Ini masih sebatas kabar-kabar buruk saja, asumsi itu tidak bisa dipertanggungjawabkan secara hukum. Namun tentu sudah banyak yang mengait-ngaitkan namun itu terlalu jauh," ujarnya.�
"Masih ada kontestasi yang akan dilewati seperti pilcaleg, dan pilcaleg ini masih menjadi salah satu bagian penting tolak ukur daripada barometer bagaimana pilkada kedepan," tandasnya.
Sekedar diketahui, masa kepemimpinan Iksan Iskandar dan Paris Yasir akan berakhir pada 31 Desember 2023.
Mereka dilantik pada 31 Desember 2018.
�
Laporan Kontributor Tribun-Timur.com, Muh Agung Putra Pratama�
Sumber: makassar.tribunnews.com
Artikel Terkait
Teman Kuliah Jokowi di UGM Bantah Roy Suryo: Ijazah Asli, Tuduhan Palsu Mengada-ada
Siapa Ayah Biologis Ressa Rizky Rosano? Fakta Adjie Pangestu, Teuku Ryan & Masa Lalu Denada
Militer AS Siap Serang Iran? Laporan Pentagon & Ancaman Drone Iran Terbaru
Program Makan Bergizi (MBG) Bappenas: Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja?