3. Nilai Historis dan Cerita:
Setiap baju vintage punya kisahnya sendiri. Bayangkan, baju tersebut bisa saja pernah dipakai oleh selebriti ternama, atau menjadi saksi bisu peristiwa sejarah tertentu. Rasa memiliki potongan sejarah inilah yang membuat para kolektor rela menggelontorkan dana besar untuk baju vintage tertentu.
Baca Juga: Koleksi Mobil Mukesh Ambani Orang Kaya Asal Negri India
4. Investasi Fashion:
Baju vintage bisa menjadi investasi fashion yang menguntungkan. Desain yang tidak lekang zaman dan kualitas bahan yang tahan lama membuat baju vintage berpotensi nilainya semakin tinggi seiring berjalannya waktu. Jadi, membeli baju vintage tidak hanya sekedar bergaya, tapi juga bisa jadi penanaman modal yang menarik.
5. Ekspresi Diri dan Individualitas:
Di era fashion yang homogen, baju vintage menawarkan kesempatan untuk tampil beda dan mengekspresikan diri secara autentik. Keunikan desain dan karakter yang dibawa baju vintage membuat pemakainya terlihat lebih stylish dan berani. Jadi, bagi para fashionista, baju vintage bukan hanya pakaian, tapi juga statement!
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kobaran.com
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi (MBG) Bappenas: Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja?
Anwar Abbas Peringatkan Prabowo Soal Dewan Perdamaian AS-Israel: Analisis Risiko & Dana Rp16,7 T untuk Gaza
Deddy Corbuzier Beri Bantuan Tempat Usaha untuk Penjual Es Gabus yang Difitnah: Kronologi & Kritiknya
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional