RADAR JOGJA - Perempuan yang diduga anggota ISIS telah dipulangkan di Kyrgyzstan. Namun, beberapa negara menolak keras pemulangan tersebut.
Para perempuan tersebut mengungkapkan, mereka mereka selama ini mengikuti suami, ayah, dan saudara laki-lakinya ke dalam zona perang tanpa mereka sadari.
Apa yang terjadi pada mereka di sana, apa yang mereka lakukan, seberapa banyak yang mereka ketahui, yang mana mereka telah disembunyikan dibalik reruntuhan kekhalifahan.
Pemerintah Kyrgyzstan memutuskan untuk memperlakukan mereka seperti dengan kehati-hatian. Sembilan dari 10 kasus sedang diselidiki polisi.
Artikel Terkait
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?