Walaupun ide kencannya dengan setiap pria dari berbagai negara ini terkesan liar, namun Starly mengaku punya batasan.
Ia membatasi diri untuk bersentuhan fisik dengan pria yang dikencaninya.
Starly juga hanya akan berkencan selama empat atau lima hari saja.
Selanjutnya dia akan pindah ke kota atau negara lain.
Ia juga punya kebijakan dilarang minum alkohol selama kencan.
"Aku ingin tahu di mana lagi di dunia ini aku bisa jatuh cinta," katanya.*)
CINTA Bermula dari Medsos, Bule Australia Persunting Gadis Tuban, Nikah Sederhana di KUA
Bule Australia menikah dengan gadis Tuban, Eni Muji Rahayu.
Pernikahan bule Australia dan gadis Tuban ini digelar sederhana di KUA.
Bagaimana kisah cinta bule Australia dan gadis Tuban ini?
Kenalan melalui media sosial (medsos), justru menghantarkan gadis desa menuju pelaminan dengan warga negara asing (WNA).
Kisah itu dialami Eni Muji Rahayu, asal Desa/Kecamatan Palang, yang dipersunting Ezedin Akari bule asal Australia.
Keduanya melangsungkan pernikahan di kantor KUA kecamatan setempat, pada Senin (27/3/2023).
Baca juga: DITINGGAL Wafat Rina Gunawan, Teddy Syah Sempat Stres, Sembuh Usai Nikah Lagi: Jiwa Terisi Kembali
Namun setelah menikah, mereka melakukan bimbingan pranikah oleh petugas KUA agar bisa mengetahui hal terbaik untuk menghadapi tantangan dalam menjalani bahtera rumah tangga.
Kepala KUA Kecamatan Palang, Mokhamad Idris, mengatakan dari keterangan yang didapat mempelai perempuan, jika keduanya telah mengenal melalui media sosial.
Setelah dirasa ada kecocokan, bule mendatangi calon pengantin wanita di Palang untuk mengajak menikah.
"Keduanya sudah menikah, untuk mempelai perempuan ini tenaga penyuluh kesehatan Pulsek," ujarnya, Kamis (30/3/2023).
Baca juga: SOSOK Herolena Beroperay, TikToker Asal Papua, Cantik Bak Barbie Kerap Dikira Bule, Intip Potretnya
Idris menjelaskan, pasangan beda negara tersebut telah menjalani bimbingan pranikah.
Tujuannya saling belajar mengenal satu sama lain, saling mengapresiasi pasangan dan punya rasa tanggung jawab, termasuk pada anak-anaknya nanti.
Di Kecamatan Palang sendiri, tercatat ada tiga pasangan suami istri beda negara yang telah melangsungkan pernikahan.
Di antaranya dari Jerman, Australia dan Malaysia.
"Kita mantapkan keduanya dengan bimbingan pranikah. Data pasangan luar negeri saya tidak hafal, tapi yang jelas yang nikah dengan orang luar negeri ini semuanya perempuan," pungkasnya.*)
(TribunTrends.com/ Suli Hanna, Surya.co.id)
Sebagian diolah dari artikel Surya.co.id.
Sumber: trends.tribunnews.com
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis