Ia menyoroti kebijakan insentif karbon dan pajak limbah, menanyakan bagaimana implementasinya sebenarnya dilakukan.
Baca Juga: Debat Cawapres: Cak Imin Sindir Gibran dengan Menyebut-nyebut Mahkamah Konstitusi
Cak Imin turut memberikan pandangannya. Ia mengatakan bahwa pajak karbon bukanlah satu-satunya solusi, dan bahkan target energi baru justru diturunkan.
Gibran kemudian merespon dengan mengklaim bahwa masalah insentif sudah terlihat dari contoh pembangkit listrik tenaga surya di Cirata.
Putra sulung Presiden Joko Widodo itu menegaskan bahwa dalam transisi menuju energi hijau, diperlukan komitmen tinggi meskipun dengan biaya yang mahal.
Baca Juga: KPU Garut Gelar Simulasi Pemilu 2024 di TPS Tarogong Kaler
Tema debat ini menunjukkan fokus pada isu-isu krusial terkait pembangunan berkelanjutan, perlindungan lingkungan hidup, dan pemanfaatan sumber daya alam dengan bijaksana.
Diskusi mengenai pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa juga menjadi poin penting dalam menyusun rencana pembangunan yang berkelanjutan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: naratimes.com
Artikel Terkait
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan